Kesehatan Mental & Gen Z Development
Gen z adalah generasi yang lahir tahun 1997-2012.Di Indonesia,jumlahnya lebih dari 74 juta jiwa(27,94% populasi – sensus BPS 2029).Ini adalah generasi pertama yang tumbuh sepenuhnya dengan internet,smartphone,dan media sosial
Generasi z menghadapi tantangan kesehatan mental yang unik akibat kombinasi tekanan era digital,ketidakpastian masa depan,dan proses perkembangan psikologis mereka.
Menurut penelitian dari American Psychological Association (APA),sekitar 91% Gen z mengaku pernah mengalami setidaknya satu gejala fisik atau emosional akibat stress.Contohnya seperti merasa depresi atau sedih, kehilangan minat, motivasi, atau energi.Meskipun sangat paham secara teori mengenai kecemasan dan depresi,mereka tetap rentan mengalami epidemi kesepian dan burnout akibat stimulasi digital yang berlebihan.
Dukungan berupa ruang aman psikologis,validasi emosi dari lingkungan terdekat,serta perluasan akses layanan profesional sangat dibutuhkan untuk mendampingi masa perkembangan mereka.
Menurut beberapa orang generasi z memiliki salah satu keunggulan yang jarang dimiliki oleh generasi lampau, yaitu melek akan teknologi dan aware terhadap beberapa permasalahan sosial yang ada di sekitarnya.
Di tengah dunia yang berubah sangat cepat (VUCA),tugas perkembangan utamanya bukan lagi sekedar bertahan hidup,tapi bagaimana tetap relevan,sehat mental,dan bermakna.
Usia gen Z saat ini berada di 2 fase krisis antara Identitas vs Kebingungan peran dan Keintiman vs Isolasi.Gen z menyelesaikan krisis ini bukan dengan cara yang beda.Lewat internet,bukan lewat organisasi fisik seperti generasi sebelumnya.
Ada banyak tantangan perkembangan gen Z di Indonesia contohnya Academic Pressure + Social Media Comparison,Kesenjangan Digital Skill dan Krisis Transisi.Beberapa model pengembangan yang cocok untuk gen Z ialah: GROWTH 4.0
G – Grit Kecil
R – Reflection
O – Open network
W – Wellness first
T – Tech for Leverage
H – High Value Skill
Penulis : Nur Azizah & Dafina Auni
Desain : Amira Citra Kirana & Salsabila Ifandra
PM : Kanaya Bahri
